Menjadi sukses, menjadi kaya, dan berhasil dalam segala bidang, tetapi tetap rendah hati. Itu adalah pemandangan langka. Yang sering terjadi justru sebaliknya,memamerkan kekayaan, kesuksesan dan menjadi sombong. Tapi itu tidak dalam kehidupan Rich De Vos, salah satu pendiri perusahaan multinasional Amway. Sebagaiseorang multi milyarder yang memulai usahanya dari berjualan sayur, Rich De Vos akhirnya menjadi orang yang sangat sukses. Namun dibalik kesuksesannya,ia tidak menjadi sombong dan menjadi lupa akan Penciptanya.
Demikian juga ada banyak orang yang sukses tapi tetep rendah hati. Dengan tetap menjaga kerendahan hati mereka menjadi orang berhasil yang dihormati. Banyakorang justru respek dengan sikap rendah hati yang telah ditunjukkannya. Berbeda dengan orang berhasil tapi jadi sombong, mereka biasanya tidak mudah untukmenghargai orang lain, merasa diri lebih hebat daripada orang lain dan menjadi pribadi yang sama sekali tidak menarik.
Menyadari hal ini, siapapun kita dan apapun posisi kita marilah kita belajar untuk menjadi pribadi yang rendah hati dan menghargai setiap orang tanpa memandangstatus sosial, latar belakang, tingkat intelektual, dsb. Pada akhirnya kita harus menyadari bahwa sebuah keberhasilan tidak bisa kita capai dengan tangandan usaha kita sendiri. Barangkali itulah alasan mengapa konglomerat sekelas Rich De Vos bisa menjadi sedemikian rendah hati, karena dia sadar bahwa kesuksesannyajuga didukung oleh jutaan orang yang bermitra dan mau menjalankan bisnis MLM-nya.
Apalah artinya kita bisa sukses, tapi kita tidak bisa menghargai orang? Orang-orang sederhana seperti bawahan, sopir, cleaning service, dan lain sebagainyaadalah orang yang berjasa turut membantu kita meraih kesuksesan. Itu sebabnya kita mau menghargai mereka dan mau mengembangkan sikap rendah hati.
Hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri
Rabu, 27 Agustus 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar